Ketika semua mantan mahasiswanya telah mengambil cangkir, sang profesor berkata: "Kalau kalian perhatikan, semua cangkir mahal yang kelihatan bagus sudah diambil, yang tersisa adalah cangkir-cangkir yang murah dan tidak menarik...
Memang normal bagi kita menginginkan yang terbaik untuk diri kita sendiri. Tapi, kalian lebih memerhatikan cangkir padahal sebetulnya yang kalian inginkan adalah kopinya. Kalian sibuk membanding-bandingkan cangkir dan mengamati cangkir orang lain. Nah, kalau hidup adalah kopi, maka pekerjaan, uang, dan kedudukan dalarn masyarakat adalah cangkirnya. Semua itu hanyalah alat-alat untuk mewadahi HIDUP, tetapi tidak bisa betul-betul mengubah mutu HIDUP itu sendiri...
Note :
Kadang, dengan terlalu memusatkan perhatian pada cangkirnya, kita gagal menikmati kopinya, segala cara dihalalkan hanya untuk membungkus diri kita di balik cangkir porselen berlapis emas...
Namun justru kita perlu sadar, cangkir yang mahal sekali pun tidak bisa menyembunyikan kopi yang busuk dan tidak enak...
Begitu pula segala harta benda dan kesuksesan yang telah kita raih tidak ada gunanya bila kita justru menjadi manusia yang lebih busuk, korup, dan tidak jujur karena demi harta benda tersebut....
Kita mungkin bisa membohongi seluruh dunia,
namun kita tidak bisa membohongi diri kita sendiri...
Yang terpenting dalam hidup kita adalah kehidupan itu sendiri,
milikilah kehidupan yang bermutu, kejarlah hidup yang berkualitas,
penuhilah impian masa kecil Anda, dan nikmatilah hidup sebaik-baiknya hidup...
"Jangan lihat siapa dan bagaimana pasanganmu, nikmati saja perasaan itu dan jadikan hidup ini lebih sempurana"
Panduan Turnitin …
10 tahun yang lalu


0 komentar:
Posting Komentar